Blog Kolegium Obstetri dan Ginekologi Indonesia: Menyajikan Standar dan Informasi seputar Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Indonesia

Rekrutmen

Perubahan alur pendidikan berkenaan dengan keterlibatan langsung Rektor melalui Dit. Pengembangan dan Pendidikan dalam pendidikan Obstetri Ginekologi, maka terjadi beberapa perubahan dalam :
Read the rest of this entry »

Penganugerahan “Tadjuluddin Award” setiap tahun diberikan kepada mereka yang mempunyai prestasi yang sangat baik selama menempuh pendidikan Spesialis Obstetri dan Ginekologi dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh Kolegium.

Kriteria Pemilihan penerima Tadjuluddin Award sbb:

  1. Lama pendidikan
  2. Transkrip akademik setiap tahapan pendidikan
  3. Nilai Ujian Nasional
  4. Penyajian karya ilmiah dalam pertemuan nasional/ internasional
  5. Publikasi dalam jurnal ilmiah nasional
  6. Hubungan interpersonal
  7. Kegiatan intra dan ekstrakurikuler selama waktu pendidikan

Pendahuluan

Komisi Pengembangan Pendidikan Kolegium Obstetri & Ginekologi Indonesia 2012-2015 bertugas meningkatkan kuantitas & kualitas PPDS-1 dan mengkoordinasi hubungan dengan luar negeri.

Kuantitas PPDS-1, penting terus dipertahankan bahkan ditingkatkan mengacu projeksi kebutuhan jumlah SpOG dalam negeri sampai ke pelosok daerah tahun 2014. Sementara, kualitasnya dapat dijaga melalui penguatan sistem pendidikan secara terstruktur dan terorganisasi. Tawar-menawar antara kuantitas dan kualitas ini membutuhkan kajian yang mendalam dan kerjasama didalam semangat kesepakatan yang konsisten.
Read the rest of this entry »

Sekretariat Kolegium Ob-Gin
Jl. Taman Kimia No. 10
Jakarta Pusat 10320
Telp: 021-3148577
Fax: 021-3924271

email: kolegiumobgin@yahoo.com

Web: http://www.kolegiumobgin.wordpress.com

cp. ibu iin, pak amir, pak surya

Latar Belakang

Basic Surgical Skill Obstetri dan Ginekologi (BSS I) telah dikembangkan dan dijalankan untuk peserta PPDS Obgin Baru di semua Senter Pendidikan Obgin. Di dalam pelaksanaan pendidikan Bedah Obgin, ternyata masih banyak ditemukan permasalahan yang menyangkut kompetensi peserta didik, yaitu dalam bidang bedah dasar Laparoskopi. Untuk itu Kolegium Obstetri dan Ginekologi telah mengupayakan terselenggaranya pelatihan bedah dasar Laparoskopi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Basic Surgical Skill kedua (BSS II) course adalah suatu program baru Kolegium Obstetri dan Ginekologi Indonesia yang dirancang untuk peserta PPDS Obstetri dan Ginekologi pada semester V. Kursus ini menuntun setiap peserta didik (residen) agar  mempunyai kompetensi di dalam diagnosis dan bedah endoskopi ginekologi. Kolegium telah menyelenggarakan kursus ini sejak bulan Juli 2009, didahului dengan TOT di dalam dan luar negeri (Vietnam).

Kolegium Obstetri dan Ginekologi bekerjasama dengan Johnson&Johnson Medical, B-Braun Indonesia dan Bali International Training & Development Center (BITDeC) akan menyelenggarakan Kursus BSS II Endoskopi Ginekologi Dasar bagi peserta PPDS Ob.Gin semester V (yang belum ikut BSS II).

Kursus akan diselenggarakan dari tanggal 19-21 Oktober dan 20-22 Oktober 2012 bertempat di Dusun Beraban, Desa Nyanyi, Kec. Kediri, Tabanan (arah ke Tanah Lot), Bali. Telp. 0361-880100.

Tujuan :

  1. Memberikan dasar-dasar pengetahuan dan kompetensi dalam bidang endoskopi ginekologi dasar
  2. Melakukan standarisasi pengetahuan dan kompetensi dalam bidang endoskopi ginekologi dasar

Waktu Kursus :

Grup A : tanggal 19-21 Oktober 2012 : UI,USU, UGM, UNDIP, UNAIR, UNSRAT

Grup B : tanggal 20-22 Oktober 2012 :UNPAD, UNUD, UNAND, UNIBRAW, UNHAS, UNSRI, UNS

Download:
Daftar Peserta Grup A dan B
Jadwal Grup A
Jadwal Grup B
Daftar Kamar Peserta
Daftar Kelompok Drylab dan Wetlab